Si Ponggo yang pakkampong (kampungan) baru saja pulang dari bombana (habis mendulang emas!-red) dan kemudian dia ke kota bone, ia sangat ingin membeli handphone. Maka ia pergi ke counter hp.
Ponggo: Mba', mauka beli hp.
Penjual: Hp apa Mas?
Ponggo: Hp bagus, yang banyak pulsanya.
Penjual: Ini, Mas.
Ponggo: Lho, kenapa tidak menyala?
Penjual: Ooo, ini belum ada nomor kartunya Mas, harus dibelikan kartu dulu.
Ponggo: Sudahmi pale', belika juga kartunya. Kasih nomor cantik naa', yang gampang dikenal. (udik tapi mengertiji nomor cantik?-red)
Setelah itu pulanglah si Ponggo ke kampungnya. Sesampainya, dia heran karena hpnya tdk bisa dipake, maka besoknya ia datangi lagi sales tokonya.
Ponggo: Bagaimana kamu ini, kenapa ini hp tdk bisa dipake di kampungku?
Penjual: Memang kampungnya dimana mas???
Ponggo: Di pongka...
Penjual: O, itu karena di pongka belum ada sinyal mas.
Ponggo: Ohh hoo! Kenapa pale'na tdk bilang dari kemarin? Sudahmi, Sa belimi juga sinyalnya sekalian, kenapa dijual pisah-pisah begitukah....!!!
Mohon maaf...
Orang Pongka dilarang marah, karena ini hanya humor.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar